ALAM TROPIKA

Indonesian Dreamed Garden

Indonesia Berdikari dan Jeritan Petani

Indonesia Berdikari dan Jeritan Petani

Pada tahun 2019, Indonesia kehilangan sekitar 650.000 ha lahan sawah. Sebenarnya bukan hilang melainkan beralih fungsi, menjadi perumahan. hal ini yang menyebabkan pasokan beras di indonesia cenderung berkurang, dan bahkan harus impor beras dari negara tetangga. Mengapa?

Jika kita melihat di desa-desa para petani yang bekerja rata-rata berusia 45 tahun keatas, ini artinya tidak ada regenerasi, tidak ada petani dari kalangan genrasi milenial dan generasi Z, yang ada semua petani berasal dari generasi kolonial. faktor lain adalah, para generasi milenial dan generasi z, menganggap bahwa petani itu merupakan mata pencaharian yang tidak layak.

Kebanyakan petani Indonesia hidup susah, terutama mereka yang berusia 45 th keatas, hal ini tidak lepas dari perhatian pemerintah terhadap hasil panen yang selalu dibeli tengkulak dengan harga murah di saat panen, ini yang membuat petani kita semakin tercekik dan kesusahan, sehinggal mereka mencari alternatif lain, seperti dialif fungsikan untuk perumahan dsb.

Kurangnya perhatian pemerintah di sektor pertanian, Indonesia yang selalu dikatakan negara agraris, memiliki tanah surga, tanah yang subur, ternyata tidak mampu menghidupi rakyatnya, hingga bahkan untuk urusan beras saja harus import. Menohok!

Kapan Indonesia akan Berdikari? Indonesia memiliki semuanya untuk Berdikari, tanah yang subur kita punya, segala tanaman dan tumbuhan bisa kita budidayakan, sumber daya alam kita punya, dari emas, batu bara, nikel, tembaga, minyak kita punya, dari sektor kelautan kita juga punya area laut yang luas dengan hasil ikan yang melimpah, bahkan sampai dicolong tetangga pun tidak berkurang.

Mulai sekarang, mari lakukan langkah kecil dari kita, seperti menanam dan beternak. yuk dicoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *